50 Pull-Up

Cara Melakukan 50 Pull-Up

Alat Pull Up

Berbeda dari push-up atau squat, pull-up punya satu syarat mutlak: sesuatu yang kokoh untuk tempat bergantung. Kabar baiknya, satu bar yang dipilih dengan tepat adalah pembelian sekali saja yang bertahan bertahun-tahun. Semua barang lain di halaman ini bersifat opsional — berguna pada tahap tertentu dalam program 50 pull-up, tapi tidak pernah wajib.

Bar pull-up

Ada tiga jenis yang umum, dan mana yang tepat ditentukan oleh kondisi rumahmu, bukan oleh tingkat kekuatanmu.

Bar kusen pintu

Pilihan termurah dan paling populer. Bar kusen pintu tipe leverage menekan rangka pintu dan tidak perlu dibor; bar teleskopik dikencangkan dengan cara diputar di dalam kusen. Bar leverage adalah pilihan yang lebih aman — bar teleskopik bisa melorot kalau kusennya licin atau barnya mengendur seiring waktu. Periksa lebar kusen pintumu dan batas beban yang tertulis sebelum membeli, lalu uji dulu bar pada posisi rendah di atas permukaan yang lembut.

Bar yang dipasang di dinding atau langit-langit

Kalau dinding rumah itu milikmu sendiri dan kamu berlatih rutin, bar tanam adalah pilihan paling stabil: tidak melorot, ruang gerak penuh untuk latihan chest-to-bar, dan biasanya batas bebannya lebih tinggi untuk pull-up berbeban nanti. Bar harus dibaut ke bata, beton, atau rangka kayu yang padat — jangan sekali-kali hanya ke papan gipsum.

  • Yes4All Heavy Duty Wall Mounted Bar - pilihan paling masuk akal harganya: baja tebal, multi-genggaman, kapasitas sekitar 225 kg, dan harganya kira-kira setara dua bulan iuran gym.
  • Titan Fitness Wall Mounted Bar - baja lebih tebal dan rasa yang lebih mantap kalau kamu berniat menekuni pull-up berbeban dalam jangka panjang.

Bar berdiri sendiri (power tower)

Power tower tidak perlu dibor dan tidak butuh kusen pintu yang cocok, dan biasanya sekalian menyediakan pegangan dip. Kompensasinya adalah harga dan ruang lantai, sementara tower murah bisa goyang di lantai keras — cari yang basisnya lebar dan berat. Ini pilihan terbaik untuk penyewa rumah yang punya ruang lega.

  • Sportsroyals Power Tower - power tower rumahan yang jadi andalan: baja tebal 16-gauge, basis lebar berbentuk "Π" yang tidak goyang, pegangan dip sudah termasuk, kapasitas sekitar 200 kg.

Resistance band

Kalau kamu sedang berjuang menuju repetisi ketat pertamamu, satu set loop band adalah pembelian paling berguna setelah bar itu sendiri. Lingkarkan band di bar lalu di bawah satu kaki atau satu lutut untuk pull-up berbantuan, dan pindah ke band yang lebih tipis begitu kamu makin kuat. Belilah satu set berisi dua atau tiga ketebalan, bukan satu band saja — intinya justru mengurangi bantuan langkah demi langkah.

Genggaman: chalk, sarung tangan, dan grip

Tangan yang berkeringat, bukan lengan yang lemah, yang sering mengakhiri set lebih cepat. Sebongkah kecil magnesium chalk (atau liquid chalk kalau kamu berlatih di dalam ruangan dan tidak mau ada debu) mengatasi hampir semua masalah tangan yang melorot. Sarung tangan atau grip kulit melindungi telapak selama pekan bervolume tinggi, dengan konsekuensi bar terasa sedikit lebih tebal dan lebih sulit dipegang. Kalau genggaman adalah mata rantai terlemahmu, latih juga secara langsung — lihat lengan bawah yang kuat dan pull-up handuk.

Dip belt atau rompi beban

Begitu kamu bisa melakukan set sepuluh repetisi ketat atau lebih dengan nyaman, menambah beban lebih berguna daripada menambah repetisi tanpa habisnya. Dip belt dengan rantai adalah cara paling sederhana untuk menggantungkan plat beban di pinggulmu; rompi beban menyebarkan tambahan kecil di sekitar badan dan membuat pinggul tetap bebas. Keduanya cocok untuk pull-up berbeban — beli ini paling akhir, bukan paling awal.

Yang tidak kamu butuhkan

Strap yang menjanjikan pull-up "tanpa usaha", ab sling untuk pemula, dan hampir semua gawai yang dijual di sebelah bar. Satu bar, mungkin satu set band, dan tes pull-up untuk menemukan pekan awalmu sudah cukup untuk membawamu dari nol ke 50.

Penafian: tautan Amazon di atas adalah tautan afiliasi.

Iklan