Cara menggabungkan latihan kami
Kami sangat menganjurkan Anda menggabungkan sesi latihan kami:
Masing-masing sangat efektif, tapi hanya ketika digunakan bersamaan barulah semuanya membawa hasil yang benar-benar bagus, meningkatkan kekuatan dan mengembangkan otot Anda.
Satu hal yang harus kami tegaskan adalah bahwa ini akan lebih berat. Dengan melatih push up dan pull up secara paralel, Anda akan berlatih lebih intens. Tubuh akan punya lebih sedikit waktu untuk memulihkan diri. Akibatnya, setiap sesi latihan akan terasa lebih sulit untuk menyelesaikan tiap seri. Sering kali bisa jadi Anda bahkan tidak mampu menyelesaikan semua set dalam satu siklus dan harus mengulangnya keesokan hari.
Namun, ini sepadan dengan usahanya. Meskipun kemajuan yang Anda capai dalam jumlah push up atau pull up akan lebih lambat, otot, bentuk tubuh, dan kekuatan Anda akan bertambah jauh lebih merata dan lebih cepat dibanding jika Anda hanya melakukan salah satu latihan saja.
Cara menggabungkan latihan
Sesi latihan kami dirancang sedemikian rupa agar bisa digabungkan.
Latihan otot perut
Otot perut pulih dengan sangat cepat. Selain itu, beban pada otot perut selama latihan push up dan pull up tergolong ringan. Karena itu latihan perut bisa dengan bebas digabungkan dengan salah satu latihan atau keduanya sekaligus.
Latihan otot perut paling baik dilakukan setelah latihan push up atau pull up, bukan sebelumnya.
Push up dan Pull up
Push up terutama mengembangkan otot dada, dan pull up membentuk punggung. Namun, pada kedua latihan ini, otot lengan memegang peran penting. Otot lengan dipakai secara intens di masing-masing latihan tersebut. Karena itu , Anda sebaiknya tidak melakukan kedua latihan di hari yang sama.
Paling baik berlatih secara bergantian. Latih push up di satu hari dan pull up di hari berikutnya. Minggu Anda bisa terlihat seperti ini:
- Senin - push up
- Selasa - pull up
- Rabu - push up
- Kamis - pull up
- Jumat - push up
- Sabtu - pull up
- Minggu - istirahat
Dengan cara ini, Anda akan mendapat jumlah jeda yang tepat di antara setiap latihan push up dan pull up dan, dalam setiap kasus, setelah setiap 2 jeda satu hari, akan ada jeda dua hari di masing-masing latihan.
Bagaimana jika saya tidak bisa menyelesaikan suatu siklus dan harus mengulangnya?
Memang, jika Anda harus mengulang satu hari karena tidak menyelesaikan semua set, Anda harus mengulang hari itu dan rencana latihan akan berubah - tapi rencananya tidak akan berantakan.
Cukup ulangi hari ini sampai Anda berhasil, bergantian dengan latihan yang kedua sampai akhirnya Anda berhasil, lalu lanjutkan seolah tidak terjadi apa-apa, bergantian dengan cara yang sama.
Satu-satunya perbedaan mungkin adalah Anda tidak lagi punya jeda dua hari di kedua sesi latihan pada saat yang sama. Efeknya, jika Anda mengikuti jadwal secara ketat, latihan Anda akan mulai saling tumpang tindih. Dalam situasi seperti itu, tunggu 3 hari untuk salah satunya lalu lanjutkan kembali.
Lebih baik mengambil satu hari libur tambahan daripada berlatih secara paralel atau mengambil jeda yang terlalu singkat. Otot butuh pemulihan dan jika tidak mendapatkannya, otot tidak akan berkembang dengan baik.
Jangan berlatih berlebihan
Jika selama berlatih Anda mulai merasa terlalu lelah, kekuatan Anda malah menurun alih-alih meningkat, dan Anda terus-menerus mengalami nyeri otot, bisa jadi Anda berlatih berlebihan. Alih-alih terus memaksakan diri, mungkin ada baiknya mengambil jeda, kalau tidak dari semua latihan, ya dari salah satu latihan, dan tunggu sampai tubuh pulih. Setelah itu Anda kembali, ikuti tes, dan lanjutkan latihan.
Ini akan memberi hasil yang jauh lebih baik daripada memaksakan diri berlatih dengan otot yang kelelahan. Mari kita ingat bahwa yang utama adalah kesehatan dan kesejahteraan.
Semoga berhasil!